100 Prajurit Taruna Matra Laut Akademi TNI mendapat kenaikan pangkat

(Akmil, Magelang),- Sebanyak 100 Prajurit Taruna Matra Laut Akademi TNI mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Prajurit Taruna (Pratar) ke Kopral Taruna (Koptar). Kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan dalam upacara kenaikan pangkat sekaligus pelepasan dan serah terima tiga Kopral Taruna Akademi TNI yang mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Upacara yang dipimpin langsung oleh Danjen Akademi TNI Marsekal Muda TNI Sru Astjarjo Andreas ini dilaksanakan di Lapangan Taruna Bhakti Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/2). Ke-100 Kopral Taruna Matra Laut ini sedang menjalani pendidikan integratif selama satu tahun di Akmil Magelang, sebelum menempuh pendidikan akademik di matra masing-masing.
Sementara Kopral Taruna yang mendapat beasiswa dari Kemhan RI, yakni kesempatan menempuh pendidikan di National Defense Academy (NDA) Jepang pada tahun ini adalah Singgih Arioseno dari Matra Darat, Aris Prasetya Utomo dari Matra Udara, dan Sirilus Danar Agmar dari Matra Laut. Ketiganya akan melaksanakan pendidikan selama lima tahun di NDA yang berada di Yokosuka, provinsi Kanagawa tersebut. Satu tahun untuk mempelajari bahasa Jepang, dan empat tahun untuk akademi, dan setelah itu mereka akan dilantik di Indonesia.
Hingga saat ini kerja sama pengiriman taruna dan perwira TNI ke Jepang, telah meluluskan sekitar 19 orang untuk jenjang S-1 dan S-2. Selain itu sedikitnya 13 orang taruna dan perwira TNI saat ini masih menempuh pendidikan di akademi pertahanan nasional (National Defence Academy/NDA) Jepang. Diharapkan usai menempuh pendidikan di NDA, para calon perwira tersebut dapat memberikan kontribusi lebih baik dalam mengatasi tantangan keamanan global. Selain itu, juga untuk mempelajari tren dan perkembangan keamanan regional dan internasional.
Hadir dalam upacara itu para pejabat setingkat Dirjen di Kementerian Pertahanan RI, seperti Dirjen Kuathan Kemhan Laksda TNI Bambang Suwarto, Gubernur Akmil, Gubernur AAL Laksda TNI Agus Purwoto, Gubernur AAU, serta beberapa pejabat di jajaran Kemhan dan Mabes TNI.

(Sumber: TNI AL)