Pembaretan Prajurit Korps Marinir di Pantai Pasir Panjang, Grati,Pasuruan

Pembaretan Prajurit Korps Marinir di Pantai Pasir Panjang, Grati,Pasuruan.(Dispen Kormar)-Komandan Pasmar-1, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara mewakili Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin memimpin upacara pembaretan 415 prajurit Korps Marinir di Pantai Pasir Panjang, Pusat Latihan Tempur Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis, (15/3). Dari 415 orang prajurit yang berhak memakai baret kebanggaan Korps Baret Ungu itu, 24 orang dari Kadet (Taruna) Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-58, 389 orang dari siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AL angkatan ke-31, ditambah 2 orang Perwira Menengah, Kolonel Laut (K) Ary Zakaria dan Letkol Mar Sonny Kunila.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danpasmar-1, Komandan Korps Marinir mengatakan upacara pembaretan ini merupakan salah satu tradisi khas Korps Marinir yang mengandung makna penting dan bersejarah bagi setiap prajurit Korps Marinir.
Setelah diresmikan pemakaian baret, lanjutnya, seorang prajurit secara sah menjadi keluarga besar Korps Marinir, sekaligus memiliki kewajiban mutlak berperilaku dan bertindak sesuai landasan moral prajurit Korps Marinir.
“Mulai saat ini, tumbuhkan dan pupuk kesadaran baru bahwa kalian sebagai prajurit Korps Marinir harus menjadi kebanggaan rakyat yang bisa diandalkan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas orang nomor satu dijajaran Korps Marinir itu.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Korps Marinir memberikan penekanan kepada prajurit yang baru saja diresmikan menjadi keluarga besar Korps Marinir, yaitu agar meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, Pegang teguh jati diri prajurit Korps Marinir yang memiliki disiplin tinggi, pejuang tanpa pamrih dedikasi tinggi dengan kemampuan profesi yang sangat handal serta mempunyai rasa kebanggaan yang luar biasa terhadap korps.
Selain itu juga agar selalu menumbuhkan kekompakan dan jiwa korsa yang baik agar terpelihara persaudaraan sesama korps maupun hubungan antar TNI/Polri serta hubungan dengan komponen masyarakat lainnya. Tumbuhkembangkan kesadaran pribadi untuk menjaga diri agar tidak mudah terjerumus pada kegiatan dan tindakan negatif, yang akan mencoreng nama baik Korps Marinir. Tumbuhkembangkan kemampuan agar profesionalisme sebagai prajurit Korps Marinir tetap terjaga.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Wadan Kobangdikal Brigjen TNI (Mar) Prang Verry Kunto G, SH, Komandan Kodik Opsla, Laksma TNI Yayat Ahmad Hadirat, Komandan Puspernerbal, Laksma TNI Sugianto, Komandan Lantamal V Surabaya Laksma TNI Atok Urrahman, para Asisten Kaspasmar-1, dan pejabat TNI/Polri wilayah Pasuruan.





(Sumber: TNI AL)